"Saksikan tayangan kami Official Youtube IDX Channel di Program 2nd Session Closing, Kamis (27/03/2025) dengan tema Analisis Saham BBCA, BBRI, AKRA, BRMS".
Category
📺
TVTranscript
00:00Pemirsa masih di IDX nge-Sasung Closing dan kami juga masih menggunakan Anda untuk bisa berpartis pasti di WhatsApp interaktif kami, seperti yang tertera di layar televisi Anda nantinya.
00:14Dan sebelum kita lanjutkan perbincangan, langsung saja kita akan coba lihat empasan pilihan yang direkomendasikan pemirsa, terutama untuk menghadapi perdagangan pasca libur panjang lebaran di tahun ini.
00:26Dapat menandasaksikan grafis di layar televisi Anda dari perbankan BKP ada BBCA, rekomendasinya lebih ke arah tech profit, supportnya di 8.050, resisten cukup lebar hingga ke 8.975.
00:39Perbankan BKP lainnya ada BBRI juga tech profit, 3.660, resisten hingga ke 4.250, trading buy untuk ACRA, saham pilihan yang ketiga, supportnya di 9.090, resisten hingga ke 1.240.
00:54Dan terakhir dari barang baku ada BRMS, akumulasi buy, supportnya di 292, resistennya hingga ke 368.
01:03Ada BBCA, BBRI, ACRA, dan BRMS, lagi-lagi keputusan investasi tetap ada di tangan pemirsa IDX Channel.
01:11Pak Andri, kita lanjutkan kembali, empasan pilihan yang Anda rekomendasikan dari beberapa perbankan BKP, BBCA, di luar Himbara, tadi belum sempat kita ulas Pak Andri.
01:21Analisis dan pertimbangan, rekomendasi untuk BBCA, tapi dalam hal ini adalah tech profit, Pak?
01:27Ya, kenapa tech profit? Karena memang kenaikannya sudah lebih dari 10%, ya.
01:34Terdekatnya kemarin 7650 BBCA, dan sekarang tingginya kemarin 6650, jadi hampir lebih dari 12%.
01:43Jadi saya pikir ini market sudah mendiskon untuk dividend yield ratio-nya yang akan diberikan nanti di awal bulan April.
01:51Jadi saya pikir kenaikannya setnya cukup terbatas dalam jangka pendeknya, ya.
01:54Karena juga ini keraksi ABC-nya saya pikir sudah, sebenarnya kalau jangka pendek sih bisa tapi agak riskan, ya.
02:01Karena kenaikan resistnya kan saya lihat ada gapnya di 8.900 sampai dengan 9.200.
02:08Yang pendek sekarang di level di 9.400 sampai 9.500, untuk jangka pendek sebenarnya bisa.
02:14Tapi saya pikir lebih proper untuk kalau sudah mencapai di atas 8.550 sampai 8.100,
02:20mendingan kita untuk tech profit karena disitu ada level gap yang harus diisi.
02:24Baik, tapi kalau ingin buyback kembali nanti di level berapa, Pak, untuk BBCA?
02:28Kalau buyback saya pikir mendingan balik lagi di area 8.000 sampai dengan 8.200.
02:34Biasanya kan kalau menjelang cum date saya naik dulu, selain ex-date setelah market akan mengalih koreksi,
02:40biasanya melebihi dari jumlah total dividend yang akan diberikan.
02:44Baik, penutupan hari ini di 8.500 melemah di 0.29 persen, Pak Mirsa.
02:50Dari sisi support, Pak, sebelum kita beralih ke sampilan selanjutnya untuk BBCA?
02:56Ya kalau biasanya masih supportnya di sini masih 8.275 ada gap juga di situ dan juga di 8.050.
03:01Ya saya pikir ini gap ini juga sama, jadi kita gap atas untuk kita tech profit,
03:05jadi 8.650 sampai 8.950, tapi gap bawah 8.050 sampai dengan 8.205 kita mengelasin.
03:14Baik, dari BBCA kita bergeser ke sampilan kedua.
03:17Masih dari perbankan BKEP ada BBRI dan juga direkomendasikan tech profit ini.
03:22Dan kebetulan juga sudah ada penanyaan masuk, Pak.
03:24Ini ada Bapak Susilo yang ada di Blitar ini.
03:28Mempertanyakan saham BBRI menjelang kumdet minggu ke-2 April nanti,
03:32apakah akan naik atau turun?
03:34Silakan Pak Andri sekaligus menjawabnya.
03:38Ya sebenarnya kalau dilihat dari dividend rate rasionya kurang dari 10 persen,
03:42seharusnya seharga sekarang ini juga mendiskon sudah dividen.
03:45Karena market kan sebenarnya sudah membaca dulu,
03:47yang analis dan juga pasar sudah melihatlah potensi dari dividen
03:52melihat dari labahnya kemarin yang sudah dirilis.
03:54Jadi seharusnya sebenarnya kenaikannya sudah tidak terlalu banyak lagi.
03:57Jadi memang tapi karena masih ada gap di atas 480 sebandingkan 4100 sebandingkan 480,
04:05saya pikir yang bagusnya untuk kita take profit jangan pendek ya.
04:07Tapi kalau untungnya kamar angah, sepinggi kita lihat dulu,
04:10kalau masih pertahan di atas di bulan ini bisa,
04:13ya bulan April di awal nanti pembukaan bisa di atas 4100,
04:17saya pikir bisa menunjukkan 480 sampai 4350.
04:20Tapi ya itu sebelah.
04:21Biasanya tradisi menjelang kumdet, market naik dulu,
04:24setelah exit date, market naik.
04:28Sama pertanyaan tadi Pak dengan BBCA,
04:31kalau ingin buyback kembali di level berapa untuk BBRI?
04:35Kalau BBRI, saya pikir lebih prefernya di range-nya antara 3850 sampai 3940,
04:43karena kita ada gapnya di situ.
04:46Baik, sampilihan yang kedua dari perbankan BBRI take profit,
04:50penutupan hari ini di 4050, menguat di 1,25%.
04:53Kita beralih ke sampilihan yang ketiga, Pak Mirsa,
04:56ada ACRA, AKR Korporindo, penutupan hari ini melemah di 0,90% di level 1095.
05:04Analisis untuk ACRA, Pak Antri.
05:07Ya, ACRA juga kan produknya lapangan-lapangannya cukup bagus,
05:10boleh ditambah juga.
05:11Sekarang kan harga minyak sudah melekat di bata menjaga pendeknya,
05:14yang kanannya WF3, koreksi ini ribuan saja.
05:16Jadi untuk growth, saya pikir 65 sampai 75,
05:19bisa sampai ribuan, satu akan set off lagi.
05:21Jadi kalau kita menjaga pendek,
05:23minggu kemarin kan, seminggu ini kan ACRA cukup volatile ya,
05:27range-nya antara 1030 sampai 1140.
05:30Saya pikir melihat dari prospek, dari technical wave-nya,
05:33ditambah juga dengan dari gap yang ada di atas ya,
05:39setelah kemarin saya pikir bisa diantisipasi,
05:42tapi kita lihat harga minyak bisa ribuan dulu,
05:45di atas 70 sampai dengan 74 dolar per barrel.
05:48Jadi ini juga memberi katalis untuk ACRA,
05:50di selain juga sekarang ini kita lihat kan,
05:53kemarin yang jadi di Pertamina kan memberikan momentum juga positif
05:58untuk ACRA di saat ini yang sudah ribuan.
06:02Baik, area untuk trading buy untuk ACRA?
06:06Ya, saya pikir targetnya masih 4100 sampai dengan 1170
06:12untuk jangka pendeknya.
06:14Support Pak yang mungkin diwaspadai untuk ACRA?
06:17Support tendang sebenarnya kan di 1030 sampai 1050 untuk ACRA.
06:22Baik, penutupan hari ini di 1095, melemah di 0,90 persen.
06:27Kita beralih ke sampilan selanjutnya Pak,
06:29dari barang baku ada BRMS,
06:31saya akan coba update penutupan di sesi kedua hari ini,
06:34di tutup flat ini, intraday hari ini sempat menguat di 338,
06:39melemah ke 326.
06:41Volatilitasnya cukup tinggi hari ini untuk BRMS, Pak Andri?
06:46Kalau BRMS ini sebenarnya masih melihat bergerak harga gold,
06:49karena juga saya bilang beberapa minggu yang lalu,
06:52BRMS ini juga sama-sama yang relatif ada di bursa,
06:56ANTAM, BRMS, ESAP, dan juga HRTA, SGME,
07:03RGDO juga masih under value terhadap harga gold,
07:06karena gold sekarang rekor high.
07:08Apalagi kan kita lihat sekarang ini market sudah diskon 40%,
07:11jadi poly market itu Amerika akan mengeresesi di tahun ini.
07:15Ini juga good news untuk gold,
07:17jadi artinya minggu depan mungkin market dengan volatile,
07:20menjelang data tangga kerja,
07:22jadi kalau minggu depan di saat sekarang libur ini,
07:25gold menyentuh rekor tertinggi lagi di 3.050 sampai dengan 3.200,
07:30untuk minggu depan,
07:31saya pikir juga ini juga good news untuk BRMS,
07:34bisa menuju setingginya,
07:36menguat 364 sampai dengan 412 untuk resisnya.
07:42Akumulasi di level berapa Pak untuk BRMS?
07:45Sebenarnya kalau melihat akumulasi,
07:48kalau baik teknikal seharusnya di antara 312 sampai dengan 292,
07:53kalau kemarin.
07:54Tapi kalau ada gold ini kan susah diprediksi,
07:57gold ini di pemukaan tangan 8,
08:00tiba-tiba dia bisa outcome high,
08:02nanti karena libur minggu depan,
08:04saya pikir juga kemungkinan dia akan gap up langsung,
08:07menuju di 346 sampai dengan 368.
08:10Jadi kalau saya pribadi sih,
08:12prefer mendingan buy di atas 346,
08:14atau buy on weakness di bawah 312.
08:17Buy on break Pak?
08:18Ya, di atas 346.
08:20Baik, empat soal pilihan yang direkomendasikan ada BBRI,
08:24ACRA, dan BRMS,
08:25dan lagi-lagi keputusan investasi tetap ada di tangan pemirsa ITX Channel.
08:29Pak Antri Kitaho, kembali saya akan coba sampaikan update penutupan perdagangan
08:33di sesi kedua hari ini,
08:34dan juga beberapa informasi grafis yang berhasil dihimpun oleh tim redaksi kami,
08:39pemirsa.
08:40Pemirsa di penutupan perdagangan di sesi kedua,
08:42indekarga samkabungan akhirnya ditutup di zona hijau,
08:46di menit-menit terakhir jalan penutupan,
08:48indekarga samkabungan ditarik ke atas,
08:50menguat di 0,59%,
08:52dan akhirnya berhasil ditutup di level 6.500an,
08:56tepatnya di 6.510.62.
09:02Dibuka di zona merah pada pagi tadi di 6.462,
09:05pasca pembukaan sempat tertekan dalam ke 6.417an,
09:08kemudian ke level tertinggi hari ini di 6.510,
09:12dan merupakan level penutupan di perdagangan di sesi kedua,
09:17dan semoga trend positif berlanjut pasca libur panjang lebaran.
09:20Langsung saja kita ke grafis yang pertama, pemirsa.
09:23Kita coba lihat posisi penutupan beberapa indeks lainnya.
09:26Seperti MNC 36, menguat di 0,35%,
09:29Jakarta Islamic Index, menguat di 0,68%,
09:33LQ45 menguat di 0,46%.
09:36Beralih ke rotasi pergerakan sektoral, grafis selanjutnya,
09:40properti memimpin penguatan pemirsa di 1,75%,
09:45sektor industri menguat di 1,35%,
09:48infrastruktur melemah di 0,93%,
09:50transportasi dan logistik juga melemah di 0,16%.
09:54Selanjutnya saham-saham hari ini yang menjadi penopang terbesar
09:58untuk indekar gasa menggabungkan dari sisi top gainers,
10:02dari properti Adapani ditutup menguat di harga pas di Rp10.000,
10:07kemudian Astra International juga menguat,
10:09penopang dari sektor industri Rp4,920,
10:13CBDK menguat di Rp5,950,
10:15dan SML ditutup di zona hijau Rp416 persahamnya.
10:20Selanjutnya posisi saham-saham yang hari ini menjadi pemberat pemirsa,
10:24dari perbankan ada BRIS,
10:26melemah di Rp2.340 setelah naik kencang di perdagangan hari sebelumnya,
10:31ICBP juga melemah di Rp10.175,
10:34MAPA ditutup di zona merah Rp660,
10:37TCPI juga melemah di Rp5.775 persahamnya.
10:42Updatean penutupan perdagangan di sesi kedua hari ini,
10:45dan semoga bisa menjadi referensi untuk Anda
10:47untuk menghadapi perdagangan pasca libur panjang lebaran.
10:57Kita sudah sampai di segmen terakhir pemirsa,
10:59dan nantinya di segmen terakhir nantinya,
11:01musuh saya kita akan coba mengulas beberapa pertanyaan
11:03yang masuk di WhatsApp interaktif kami,
11:05dan kami akan segera kembali usai cerita berikut ini.
11:08Sudah sampai di segmen terakhir,
11:10dan terima kasih untuk yang masih berkabung bersama dengan kami,
11:12Pak Andri, kita lanjutkan kembali.
11:14Pertanyaan selanjutnya datang dari Bapak Jason dari Jakarta, Pak.
11:18Menanyakan soal SCMA, sudah ambil posisi di level 200,
11:22Pak Andri, level penutupan hari ini juga di 200.
11:25Masih direkomendasikan hold tidak untuk SCMA?
11:29Ya, untuk SCMA saya pikir masih bisa hold ya,
11:31karena juga ini kan sudah posting double bottom,
11:33yang kondisinya oversold,
11:34terutama juga ini kondisinya BC-nya,
11:36berarti BC-nya seharusnya bisa dijawab ke Rp208.000-Rp230.000.
11:41Saya pikir masih bisa take profit di antara Rp208.000-Rp230.000,
11:44sudah ada gap yang harus diisi untuk area pendeknya.
11:48Baik, masih bisa direkomendasikan hold untuk SCMA di 200,
11:52penutupan hari ini 200, menguat di 3,63%.
11:57Selanjutnya, Bapak Joshua Nainggolan dari Bandar Lampung, Pak,
12:00menanyakan saham Campina, CAMP.
12:03Pak Andri, sudah punya di harga average di Rp155.000, Pak,
12:07analisis dan rekomendasinya?
12:10Kalau Campina, hari ini cukup ada spike ya,
12:13dari sampai ke Rp200.000,
12:14tadi sampai Rp199.000,
12:18tapi kalau dari teknik, cukup bagus ya,
12:20karena di sini bentuknya juga shooting star,
12:24tapi kalau dari long term-nya,
12:27kelihatan ini kayak effective hammer.
12:30Jadi nilai pembalikan masih pun agak rawan,
12:32turun dulu misalnya di bawah Rp146.000-Rp150.000,
12:35ada gap.
12:36Jadi memang ini market sudah akumulasi,
12:38jadi saya pikir untuk level Rp55.000 masih bisa ketemu ya,
12:43karena di sini resis utamanya Rp170.000-Rp186.000,
12:47itu Rp60.000 moving average.
12:49Jadi saya pikir masih bisa hold,
12:51kalau ada turun di bawah Rp150.000 bisa baik,
12:53stop loss-nya di bawah Rp140.000.
12:55Baik, selanjutnya tidak menyebutkan nama dan lokasi,
12:59Pak Andri menanyakan saham Astra International, Pak,
13:01nyangkut di level Rp5.000.000, Pak,
13:03masih bisa di hold tidak?
13:04Hari ini naik signifikan,
13:06ini terakhir jelang penutupan,
13:08apakah ini juga ada potensi dividend tidak, Pak, untuk KSI?
13:12Ya, kalau dilihat di barusan,
13:14yang ini membuat indeks kita tadi naik ke Rp6.500.000,
13:17sampai tadi pasti pre-closing di Astra.
13:20Jadi memang seharusnya di sini masih ada gap
13:23di Rp5.025.000-Rp5.200.000 untuk KSI.
13:30Jadi kalau by way sih seharusnya ini kan kepolanya
13:32seperti kayak inverted head and shoulder ya,
13:34jadi bisa menuju minimal ya ke Rp5.025.000-Rp5.200.000
13:40ketika kita take profit.
13:41Karena kalau momentumnya ini kan masih wave 3,
13:43jadi artinya minggu depan pun,
13:45masih pun dibuka pun agar one protect terbatas,
13:48baru kembali lagi nanti ke Rp5.025.000-Rp5.200.000
13:52untuk KSI ya.
13:54Baik, masih bisa di hold ya Pak,
13:55ambil posisi di Rp5.000.000,
13:57dan sudah beberapa waktu terakhir ini
14:00KSI belum mampu untuk balik lagi ke level Rp5.000.000-an.
14:04Baik, dari KSI kita beralih ke pertanyaan selanjutnya,
14:06menanyakan saham Gotoh.
14:08Ada Bapak John dari Jakarta ini.
14:10Analisisnya untuk Gotoh, support dan resistance-nya, Pak Andri?
14:15Gotoh sebenarnya support-nya di Rp70.000-Rp75.000 ya,
14:19resistance-nya di Rp84.000-Rp89.000.
14:22Gotoh sendiri saya pikir masih konsolidasi ya,
14:25tapi hati-hati ya,
14:26kalau melihat minggu depan
14:28saham-saham teknologi Amerika Rwanda reaksi,
14:30saya pikir ya ada juga.
14:32Tapi karena untungnya,
14:33ya Gotoh saya pikir masih konsolidasi
14:35karena isu merger dengan Grab.
14:37Ya tapi kalau data keuangan-keuangannya bagus,
14:39tapi cuman ya itu.
14:40Gotoh juga melihat indeks juga,
14:42jadi kalau indeks menguat,
14:44sekarang ini bertanda Rp6.500-Rp6.600,
14:46berarti Gotoh mengarah ke Rp84.000-Rp89.000 untuk pendeknya.
14:51Baik, masih cukup sulit ke Rp90.000, Pak, untuk Gotoh?
14:54Saya pikir agak cukup sulit ya,
14:56karena juga tambah view untuk US stock,
15:00untuk teknologi saya pikir kurang bagus,
15:02jadi agak rawan lah untuk Boblo,
15:04jadi saya pikir untuk minggu depan,
15:06jadi saya pikir ya kita lihat dulu lah Rp89.000,
15:09break nggak, kalau nggak break,
15:10ya saya pikir ya balik lagi menuju di bawah Rp80.000 lagi.
15:13Baik, selanjutnya menanyakan saham Kleo, Pak.
15:16Resisten selanjutnya,
15:18tidak menyebutkan nama dan lokasi,
15:20hari ini naik cukup signifikan,
15:22kinerjanya juga cukup bagus, cukup positif di 2024?
15:26Ya kalau Kleo sih cukup bagus ya,
15:28paling bagus antara kita yang disebutkan ini,
15:30di kanan ini wave 3, yang strong volume,
15:32yang green cross,
15:34yang 3 signal technicalnya bagus,
15:36ditambah juga ini ada gap disini antara
15:38di Rp15.070 sampai dengan Rp16.080,
15:42jadi saya pikir masih bisa
15:44mendekati tertingginya di antara Rp16.090 sampai Rp17.055,
15:48jadi masih bisa hold, masih bertiga,
15:50jadi artinya masih ada swing high sekali lagi untuk
15:52take profitnya di Rp16.080 sampai Rp17.055 itu.
15:57Baik, penutupan hari ini masih di Rp14.030,
16:00menguat signifikan di 17,21%
16:03dan juga didukung dari sisi volume-nya.
16:06Selanjutnya menanyakan saham PT. PPP, Pak,
16:08tidak menyebutkan nama dan lokasi,
16:10resisten selanjutnya juga yang ditanyakan,
16:12menguat ini untuk saham-saham konstruksi
16:14dan properti,
16:16paling tidak dalam 2 hari perdagangan terakhir, Pak,
16:18antri untuk PT. PPP, Pak?
16:20Ya kalau PT. PPP hari ini sinyalnya kurang bagus ya,
16:22disini apa namanya itu shooting star ya,
16:25jadi candle-nya itu biar sifresal,
16:27jadi artinya belinya sudah berkurang,
16:29jadi kemungkinan nanti pembukaan akan
16:31koreksi dulu, ngisi cap di antara Rp290 sampai Rp270,
16:35setelah itu kemungkinan menyuhai lagi,
16:37nanti bisa di atas ke Rp340 sampai dengan Rp390,
16:43jadi pikir potensi kenaikan untuk PT. PPP,
16:46ya mendingan kita beli nanti di tanggal 8 ya,
16:49karena candle-nya sendiri hari ini,
16:51penutupan ini kurang bagus untuk jangka pendeknya.
16:54Oke, analisis untuk PT. PPP tidak menyebutkan
16:56nama dan lokasi, dan tabangnya sekaligus
16:58makir kebersamaan kita untuk kali ini.
17:00Waktu kita cukup terbatas, terima kasih
17:02untuk kalian yang sudah berpartisipasi dan silahkan
17:04bergabung bersama kami kembali di waktu dan di program
17:06sama PASCA Libur Panjang Lembaran 2025.
17:09Pak Andri, terima kasih juga sudah bergabung,
17:11mohon maaf lahir nambahin, Pak Andri.
17:13Terima kasih, Pak.
17:14Baik, karena Bapak Andri Sakarya Seregar,
17:16founder Grup Siti Esaham.
17:18Dan pemisah jangan lupa saksikan program
17:20Prime Market Highlight yang akan tayang pada pukul 20
17:22karena urusan masa depan harus terdepan.
17:24Aku Investor Saham, saya David Stanovel,
17:26pamit uduh diri, sampai berjumpa kembali.
17:52Sampai jumpa.
18:22Sub indo by broth3rmax